7 Tips Diet Sehat Remaja Berikut, Tetap Bisa Makan Enak!

Diet Sehat – Diet sehat remaja yang baik bukan dilakukan hanya mengurangi porsi makan. Justru karena Anda masih remaja, ada banyak kebutuhan nutrisi yang perlu dipenuhi. Diet sehat untuk remaja 13 tahunhingga 18 tahun pun perlu berada dalam pengawasan ahli gizi agar lebih aman. Pendampingan ini sangat diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya malnutrisi atau lebih buruk lagi membuat Anda terserang penyakit.

Banyak dari Anda pasti berpikir bahwa diet artinya harus berhenti makan enak. Padahal, pengertian seperti itu tidak sepenuhnya benar. Anda tetap bisa makan enak dan melakukan diet secara bersamaan. Yang perlu Anda lakukan hanya mengganti beberapa kebiasaan makan Anda. Bagaimana caranya?

diet sehat remaja

Tips Diet Sehat Remaja yang Mudah dan Enak

Program menurunkan berat badan khususnya bagi remaja, perlu direncanakan sebaik mungkin agar tidak salah langkah dan justru menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Berikut ulasan singkatnya:

1. Perhatikan Kebutuhan Gizi Sebelum Melakukan Diet

Sebelum memulai diet, Anda sebaiknya melakukan persiapan, terutama memperhatikan kebutuhan nutrisi harian. Ini akan sangat berguna untuk memetakan dan merencanakan apa saja yang harus Anda makan. Anda bisa mendiskusikan dengan ahli gizi tentang sumber makanan apa saja yang rendah lemak namun tetap memenuhi kecukupan nutrisi setiap harinya.

Tahap awal diet sehat remaja ini sangat penting dilakukan agar Anda tidak salah langkah dalam melakukan diet. Sebab, tak hanya perbedaan jenis kelamin, bahkan usia pun menentukan perbedaan kecukupan gizi harian seseorang.

Menurut data kemenkes, anak laki-laki berumur 13 hingga 15 tahun angka kecukupan energinya 2400 kkal. Sedangkan anak laki-laki berumur 16 hingga 18 tahun harus memenuhi setidaknya 2650 kkl. Begitu juga dengan kebutuhan cakupan nutrisi harian anak perempuan yang juga berbeda-beda berdasarkan usia.

Bahkan kebutuhan nutrisi lain seperti protein, lemak, karbohidrat, serat, hingga air juga memiliki ketentuannya masing-masing. Belum lagi jika Anda memiliki keadaan tertentu terkait kesehatan tubuh, sudah pasti kebutuhan nutrisi akan sangat berbeda. Oleh karenanya, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter pribadi atau ahli gizi sebelum memulai jenis diet apa pun.

2. Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Anda dapat memasukkan jenis makanan yang berkarbohidrat kompleks ke dalam menu diet sehat remaja Anda. Makanan berkarbohidrat kompleks cenderung membuat Anda tidak cepat lapar karena mengandung serat yang tinggi sehingga tubuh memerlukan waktu untuk mencernanya. Serat yang tinggi ini juga berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Penggantian sumber karbohidrat juga lebih baik daripada mengurangi porsi makan nasi putih. Sebab, Anda perlu memenuhi jumlah kalori harian yang akan digunakan untuk beraktivitas. Beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah kentang, beras merah, roti gandum utuh, hingga quinoa.

3. Kurangi Minyak, Perbanyak Sayuran

Selain memicu obesitas, terlalu banyak mengonsumsi makanan berminyak bisa meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes. Lebih baik hiasi makanan diet sehat remaja Anda dengan hidangan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Namun jika terpaksa, ganti minyak goreng Anda dengan minyak zaitun atau minyak canola sebagai alternatif yang lebih sehat. Dengan catatan tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Makanan selanjutnya yang harus ada dalam program diet sehat remaja Anda, tentu saja, adalah sayuran. Bagi remaja yang kesulitan untuk mengonsumsi sayuran, jangan khawatir, Anda bisa memenuhi kebutuhan sayuran dengan makan gado-gado, lotek, selat, bahkan siomay. Tetapi ingat, Anda harus tetap menghitung kebutuhan kalori dan nutrisi harian yang dibutuhkan, ya.

4. Buah Dan Kacang-Kacangan Untuk Camilan

Melakukan diet sehat remaja bukan berarti harus menghilangkan kebiasaan makan camilan. Bahkan remaja sangat disarankan untuk makan dua hidangan camilan setiap harinya. Anda hanya perlu mengganti camilan Anda dengan sesuatu yang lebih sehat seperti buah dan kacang-kacangan. Selain sehat dan mengenyangkan, camilan ini juga akan membantu Anda memenuhi kandungan nutrisi harian yang diperlukan.

Anda bisa mengonsumsi buah rendah kalori seperti kiwi, semangka, jeruk bali, pisang, dan apel. Kacang almond, pistachio, hazelnut, hingga walnut juga bisa Anda tambahkan dalam daftar camilan berikutnya. Agar lebih nikmat dan sehat, Anda dapat mencampurkan beberapa bahan tadi dengan plain yogurt atau memakannya bersama oatmeal. Hanya dengan sedikit perubahan, Anda bisa menjalani diet sehat remaja tanpa perlu merasa kelaparan. 

5. Kurma Untuk Pemanis Alami

Pengendalian konsumsi gula dalam diet sehat untuk remaja 13 tahun hingga 18 tahun adalah hal yang cukup rumit. Tak bisa dipungkiri, minuman manis seperti boba memang sangat menggiurkan terutama untuk remaja. Namun, mengonsumsi gula yang berlebihan tak hanya bisa menambah berat badan, tetapi juga tak baik untuk kesehatan. Terlebih jika minuman tersebut mengandung pemanis buatan.

Ganti penggunaan gula dengan kurma yang tak hanya mencegah anemia, namun juga bisa digunakan sebagai pemanis alami. Anda bisa mencampurkan kurma ke dalam jus, plain yogurt, atau memakannya secara langsung. Namun, usahakan tidak memakannya terlalu banyak, cukup tiga buah dalam satu hari.

6. Infused Water Untuk Variasi Air Putih

Seperti yang sudah diketahui, idealnya Anda perlu mengonsumsi sekitar 8 gelas air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Jika tidak terbiasa, tentu ini akan sangat sulit untuk dilakukan, terutama bagi Anda para remaja yang sering mengonsumsi minuman manis.

Tapi tak perlu khawatir, Anda bisa mulai membiasakan diri dengan membuat infused water sebagai variasi asupan cairan dalam program diet sehat remaja Anda. Baca juga Ingin Turunkan Berat Badan Tanpa Menyiksa Bagi Remaja dengan jadwal diet sehat? Ikuti 7 Tips Di Bawah Ini

Tambahkan buah-buahan manis dan segar seperti semangka, strawberry, mangga, atau buah apapun yang Anda sukai ke dalam air putih yang akan dikonsumsi. Buah-buahan tersebut akan menambahkan rasa manis alami dan Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan air putih harian.

7. Olahraga Ringan Sangat Diperlukan

Sebenarnya, cara diet sehat remaja tanpa olahraga hampir tidak mungkin untuk dilakukan. Selain tidak disarankan, menjaga pola makan tanpa olahraga pun pada akhirnya tidak akan membawa banyak hasil. Terlebih bagi remaja yang masih dalam proses tumbuh kembang, olahraga adalah satu hal yang sangat penting untuk metabolisme tubuh Anda.

Jika Anda tidak ingin melakukan olahraga berat, cukup berjalan santai selama minimal 30 menit setiap harinya. Tak hanya membuat tubuh sehat, olahraga rutin juga akan membantu proses pembakaran kalori dari makanan yang sudah Anda konsumsi. Jadi, jangan lupa masukkan olahraga ringan dalam kegiatan diet sehat remaja Anda.

Singkatnya, tidak ada cara diet untuk remaja tanpa olahraga. Sebab, olahraga tetap diperlukan untuk membakar kalori yang sudah Anda konsumsi menjadi energi dan nutrisi yang berguna untuk tubuh. Anda bisa memilih olahraga ringan seperti lari, senam, yoga dan lain sebagainya.

Semoga beberapa saran di atas bisa memberi Anda gambaran dalam melakukan diet sehat remaja. Perlu diingat, sebelum melakukan jenis diet apapun, Anda harus tetap berkonsultasi dengan ahli gizi atau bahkan dokter pribadi terlebih dahulu. Lakukan diet yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda untuk hidup yang lebih sehat.

About admin

Check Also

diet alami cepat dan aman

7 Cara Diet Alami Cepat dan Aman, Simak Disini!

DietSehat – Diet alami cepat dan aman tidak hanya bisa membuat badan memiliki berat yang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *