Begini, 7 Pola Makan Diet Sehat yang Benar dan Dianjurkan

Begini Pola Makan Diet Sehat yang Benar dan Dianjurkan – Mendapatkan tubuh ideal merupakan idaman setiap orang, terutama wanita. Dan menjalani program diet adalah salah satu jalan keluar yang paling diandalkan untuk dapat menurunkan berat badan. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang rela melakukan segala cara untuk dapat segera mewujudkannya.

Hal ini seolah diaminkan dengan kemunculan berbagai macam program diet di masyarakat. Sayang, meskipun cara atau metode yang dilakukan sama, tetapi hasil yang didapatkan justru berbeda. Terkadang, kondisi tersebut bukan mutlak kesalahan metode diet, melainkan kondisi serta konsistensi dari pelaku diet. Lantas, bagaimana diet yang benar?

pola makan diet sehat
pola makan diet sehat

Pola Makan Diet Sehat yang Benar dan Dianjurkan

Poin pertama yang harus disadari sebelum melakukan diet adalah gemuk bukan hanya tentang seberapa banyak angka yang ditunjukkan oleh timbangan. Ada beberapa faktor lain yang memengaruhi berat badan, seperti lingkar paha, lingkar perut, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saat sedang melakoni program diet, maka lakukan pemantauan di semua sisi tersebut. Lalu, terapkan pola makan diet sehat berikut ini.

1. Membatasi Konsumsi Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama, sehingga tubuh akan secara otomatis menggunakannya untuk beraktivitas. Oleh karena itu, tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali sangat tidak dianjurkan di dalam aturan diet sehat. Bukan dihilangkan, melainkan dibatasi dengan cara mengubah jenis makanan sebagai sumber karbohidrat.

Nasi putih, roti tawar, ataupun pasta adalah sumber karbohidrat yang kurang baik, karena juga mengandung gula yang cukup tinggi. Sebaliknya, gantilah dengan sumber karbohidrat yang lebih ramah, seperti beras merah, gandum utuh, ubi jalar, dan lain-lain. Cara ini terbilang lebih aman dan minim resiko dalam mengatur pola makan diet sehat.

Alangkah jauh lebih baik lagi, jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi sebelum melakukan diet. Pasalnya, setiap tubuh memiliki kebutuhan kalori harian yang berbeda-beda. Dari hasil pemeriksaan tersebut, maka akan didapatkan jumlah asupan harian yang diperlukan. Ingat, jangan sampai mimpi untuk memiliki tubuh ideal malah berujung padah hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Menambah Asupan Protein

Protein memiliki pengaruh yang cukup besar dalam pengaturan pola makan diet sehat. Sebab, saat protein diolah di dalam tubuh, maka proses pembakaran kalori pun sedang berlangsung. Itu artinya, semakin banyak protein yang dikonsumsi, maka semakin tinggi pula pembakaran kalori yang terjadi. Selain itu, protein juga mampu memberikan efek kenyang lebih lama, karena proses pencernaannya berlangsung lebih lambat dan stabil.

Asupan protein yang tercukup dapat menjaga serta membangun massa otot tanpa lemak, sehingga dapat membantu tubuh membakar kalori lebih banyak. Bonusnya. Berat badan turun dan lingkar lemak mulai menyusut. Beberapa sumber protein yang baik untuk program diet, yaitu telur, salmon, dada ayam tanpa kulit, tempe, tuna, kacang lentil, dan lain sebagainya.

3. Membatasi Konsumsi Gula

Tidak sedikit orang yang kurang memahami tentang batasan konsumsi gula harian yang aman untuk tubuh. Selama tubuh belum memberikan sinyal protes dalam bentuk penyakit, mereka berpikir aman saja mengonsumsi gula. Memang tidak dilarang, tetapi harus diberi batasan jangan sampai berlebihan, terutama bagi yang sedang menjalani pola makan diet sehat.

Menurut anjuran dari Kementerian Kesehatan, batas asupan gula bagi orang dewasa adalah 50 gram/hari, atau setara dengan 5-9 sdt gula. Oleh karena itu, sebelum menyantap makanan atau minuman kemasan, biasakan untuk mengecek label gizi yang dicantumkan. Namun, alangkah lebih baik jika menghindari jenis makanan tersebut, dan gunakan asupan gula asli. Beberapa sumber gula yang baik, yaitu buah-buahan, kayu manis, madu, vanili, dan lain sebagainya.

4. Perbanyak Buah dan Sayur

Buah dan sayur merupakan menu wajib yang harus ada dalam pola makan diet sehat. Sebab, kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya cukup lengkap, seperti mineral, vitamin, dan serat. Semua nutrisi tersebut dibutuhkan untuk kelancaran proses metabolisme tubuh, tetapi tidak menyebabkan gemuk.

Oleh karena itu, buah dan sayur adalah salah satu jalan keluar yang terbaik untuk dijadikan menu harian maupun cemilan. Pilihlah jenis-jenis buah dan sayur yang dapat membuat rasa kenyang. Beberapa di antaranya adalah kentang, pisang, apel, alpukat, kembang kol, buah beri, kurma, semangka, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, perut merasa kenyang, tetapi tidak takut berat badan akan bertambah.

5. Perbanyak Minum Air Putih

Salah satu kunci dari pola makan diet sehat adalah metabolisme tubuh yang terjaga dengan baik. Selain dengan mengonsumsi buah dan sayur, air juga memiliki peranan yang tidak kalah penting. Sebab, sebagian besar dari tubuh kita membutuhkan air untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, pastikan asupan cairan di dalam tubuh tercukupi dengan baik, jika perlu ditambah terutama saat selesai berolahraga.

Selain itu, minum air hangat juga dapat dimasukkan ke dalam jadwal harian. Pasalnya, air putih hangat memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Beberapa di antaranya adalah melancarkan pencernaan, mengobati sembelit, melegakan sistem saraf, mengelola stres, hingga melancarkan sirkulasi darah. Waktu yang tepat untuk minum air hangat yaitu pada pagi hari dan setelah selesai makan atau minimal empat kali dalam seminggu.

6. Makan dengan Perlahan

Saat menjalani pola makan diet sehat, usahakan untuk mengunyah makanan secara perlahan. Hal ini mungkin terdengar agak aneh, tetapi justru dapat mengurangi jumlah asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sebab, otak memiliki lebih banyak waktu untuk menyampaikan pesan bahwa perut sudah merasa kenyang. Cara ini terbukti ampuh untuk membatasi makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, cobalah untuk menghentikan kebiasaan makan dengan berlebihan. Misal dengan mengganti piring ke ukuran yang lebih kecil, mengenali rasa lapar palsu, hingga membuat jadwal makan. Ingat, mengurangi asupan makanan tidak sama dengan melewatkan jam makan. Sebab, menghindari jadwal makan justru akan meningkatkan nafsu makan, sehingga dapat memicu makan berlebih. Jika sudah begini, bagaimana berat badan tidak akan naik?

Simak juga artikel lainnya disini.

7. Cara Pengolahan

Saat sedang menerapkan pola makan diet sehat, sebaiknya makanan diolah dengan cara direbus atau dikukus. Sebaliknya, hindari makanan yang digoreng karena minyak adalah sumber lemak jenuh. Lemak ini cukup berbahaya bagi tubuh, karena dapat menyumbat arteri, meningkatkan kadar kolesterol, serta memicu gangguan jantung.

Jenis lemak ini dapat ditemukan di dalam lemak pada daging, mentega, serta minyak kelapa sawit. Sebagai alternatifnya, pilihlah minyak yang mengandung minyak tak jenuh. Beberapa jenis minyak tersebut, yaitu minyak zaitun, minyak kacang, minyak kedelai, minyak biji anggur, dan lain-lain. Jika menginginkan camilan, pilih makanan yang berbahan dasar sehat, seperti almond, edamame, popcorn, dan lain-lain.

Demikian 7 pola makan diet sehatyang benar dan dianjurkan oleh dokter. Selain mengatur dari segi asupan makanan, imbangi dengan olahraga serta istirahat yang cukup dan berkualitas. Kualitas tidur seseorang sedikit banyak akan memengaruhi mood dan kesehatan. Jika mood terganggu, biasanya akan memicu nafsu makan. Hal ini cukup berisiko bagi seseorang yang memiliki permasalahan pada berat badan.

Originally posted 2020-10-05 13:48:00.

About admin

Check Also

menu diet sarapan pagi

5 Deretan Menu Diet Sarapan Pagi yang sangat baik untuk menurunkan berat badan dengan teratur

5 Deretan Menu Diet Sarapan Pagi yang sangat baik untuk menurunkan berat badan dengan teratur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *